Selayang Pandang SLB ERHA Pabelan

Meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus dapat dilakukan dengan berbagai upaya termasuk terapi fisio,terapi okupasi,terapi wicara dan terapi perilaku. Yayasan Sumber ERHA Pabelan adalah salah satu lembaga sosial di kabupaten Semarang yang mempunyai potensi untuk andil dalam mengupayakan pendidikan dan terapi ABK.

Walaupun mulai tahun 2013 ini pemerintah telah membuka sekolah inklusi untuk ABK,namun permasalah yang ada dalam penanganan ABK harus ada upaya lain selain dengan langkah itu. Tenaga pendidik yang sekarang ada pada sekolah-sekolah umum tidak dibekali  kemampuan untuk menangani ABK.Kebanyakan dari mereka hanya dibekali kemampuan akademik dan kemampuan mendidik.Kenyataannya,supaya ABK bisa sekolah,biasanya harus terlebih dahulu mendapatkan perlakuan/terapi yang dilakukan oleh therapist yang berkompeten.

Banyaknya keterbatasan sarana dan biaya yang dialami oleh para orang tua,akan berakibat terabaikannya pendidikan ABK. Tingginya biaya terapi dan jarangnya tempat terapi sungguh menjadi kendala bagi kemajuan ABK . Hal inilah yang memaksa orang tua ABK akhirnya memilih tidak memberikan terapi/sekolah kepada anaknya. Bila pilihan orang tua jatuh ke sisi ini,praktis ABK hanya dibiarkan berkembang secara alamiah belaka. Bila kita pikir kebelakang,anak yang normal saja tidak akan berkembang baik tanpa pelatihan atau pendidikan yang cukup,apalagi ABK. Karena itulah seyogyanya ABK mendapatkan perlakuan istimewa dibanding anak-anak normal.

Pada tahun 2015 STA-ERHA Pabelan berubah nama menjadi SLB ERHA Pabelan, yang pada tahun yang sama mendapatkan ijin pendirian yang telah lama kami perjuangkan demi anak berkebutuhan khusus. Selang satu tahun kemudian, tepatnya pada bulan November 2016 SLB ERHA Pabelan resmi mendapatkan ijin operasional. Ijin operasional yang telah meluncurkan bahwa SLB ERHA Pabelan benar-benar ada dan eksis dalam dunia pendidikan, untuk anak berkebutuhan khusus.